gaya desain interior
17
Feb

6 Gaya Desain Interior Untuk Rumah Anda Dan Hunian Lainnya

Mencari desain untuk ruangan rumah memang susah-susah gampang. Walaupun tersedia di internet mungkin bagi sebagian akan mengalami kebingungan. Maka dari itu kami rangkumkan dan kenalkan 5 gaya desain interior yang cocok untuk hunian impian. Apa saja mari simak di bawah ini!

1. Industrial

Sesuai namanya, gaya industri terinspirasi dari gudang atau loteng kota. Bangunan dibangun dengan gaya industrial sering kali terkesan tidak selesai. Hal ini terlihat dari batu bata yang dibiarkan begitu saja, atau saluran pipa pun dibiarkan terbuka.

Salah satu hunian ikonik yang dibangun dengan gaya desain industri biasanya merupakan loteng bekas bangunan industri dan telah direnovasi. Ciri khas bangunan dengan gaya desain ini adalah memiliki langit-langit tinggi, kayu tua, dan lampu gantung dari logam dengan furnitur fungsional yang sedikit.

Mungkin ada satu atau dua karya seni abstrak atau fotografi untuk memperkaya warna dalam ruangan yang didominasi oleh skema warna netral, berasal dari bahan utama kayu dan logam.

2. Mid-Century Modern

Gaya mid century modern adalah gaya desain pertengahan 1900-an, terutama tahun 1950-an dan 60-an. Ada nostalgia retro yang hadir dalam desain mid century modern, dan juga beberapa elemen minimalis. Fungsionalitas yang “tidak ribet” adalah elemen utama desain mid century modern.

Gaya desain ini didominasi oleh bentuk natural atau organik, seperti bentuk oval menyerupai telur, desain kontemporer yang mudah digunakan, dan fabrikasi sederhana.

3. French Country

Warna-warna yang hangat dan bersahaja merupakan ciri khas gaya french country, dengan sentuhan perabotan kayu hias. Gaya ini terinspirasi dari rumah pertanian yang sering dilengkapi hiasan porselen, linen, serta bed cover tebal.

Dengan warna-warna kemerahan, kekuningan, keemasan yang hangat dan lembut, serta bahan-bahan alami seperti batu dan bata, desain french country menawarkan kehangatan sehingga memiliki daya tarik tersendiri.

Gaya ini melengkapi interior ruangan apa pun dengan mudah dan juga membantu untuk transisi mulus dari interior ruangan ke eksterior ruangan.

4. Rustic

Desain rustic terinspirasi dari alam, sering menggunakan elemen alam seperti kayu dan batu yang dapat memberikan kesan hangat.

Desain ini biasanya menggunakan langit-langit berkubah berhiaskan balok kayu atau lantai kayu, kemudian memadukan kesan tradisional dengan perabotan dan aksesori yang lebih modern.

5. Shabby Chic

Shabby chic adalah gaya yang terinspirasi dari estetika vintage, tetapi dibandingkan dengan gaya Bohemia dan lainnya, cenderung lebih feminin, lembut, dan halus.

Perabot shabby chic sering kali terlihat usang dengan permukaan cat cenderung memiliki sentuhan akhir bergaya antik.

Warna-warna yang digunakan dalam gaya desain shabby chic biasanya meliputi putih, krem, dan pastel. Aura feminin biasanya ditunjukkan lewat lampu ruangan dan hiasan dinding dengan motif bunga-bunga.

6. Coastal / Hamptons

Gaya coastal (sering disebut sebagai gaya Hamptons) berasal dari area tepi pantai Amerika yang ikonik. Gaya ini biasanya menggunakan warna terang dengan nuansa netral yang cool, dipadukan dengan biru dan hijau.

Perabot yang digunakan biasanya berwarna putih atau krem, dan dekorasi atau aksesori ruangan mengandung unsur kayu atau sesuatu diilhami oleh laut.

Elemen menarik lainnya yang dapat ditemukan pada gaya desain interior ini adalah pola bergaris-garis biru dan putih yang ikonik.

Anda pasti sering melihatnya di bantal, penggunaan jendela berukuran besar, sofa putih mewah, dan kayu yang dicat putih.

Tujuan utama gaya desain ini adalah adalah untuk menciptakan lingkungan yang santai dan nyaman terinspirasi dari pantai dan laut.

Itulah beberapa gaya desain interior yang populer. Jadi manakah yang akan anda pilih?