interior design arsitek
03
Dec

Arsitek dan interior desainer apakah sama?, Ini Tipsnya Sebelum Menggunakan Jasa Mereka

Kita mungkin beranggapan bahwa arsitek dan desainer interior itu sama. Padahal keduanya sungguhlah berbeda, mari kita ulas dulu dari pengertian masing-masing

Arsitek

Arsitek adalah seorang ahli di bidang ilmu arsitektur, ahli rancang bangun atau ahli lingkungan binaan. Arti lebih umum lagi, arsitek adalah sebuah perancang skema atau rencana.

“Arsitek” berasal dari Latin architectus, dan dari bahasa Yunani: architekton (master pembangun), arkhi (ketua) + tekton (pembangun, tukang kayu).

Lalu bagaimana dengan interior desainer

Interior Desainer.

Interior desainer adalah sarjana lulusan desain interior. Pekerjaan mereka berhubungan dengan semua aspek yang berkaitan dengan interior, agar semua elemen ruang tepat peletakannya, saling menyatu, dan bermanfaat secara optimal.

interior design arsitekSudah cukup terlihat bedanya bukan?

Arsitek dan interior desainer merupakan dua profesi yang memiliki fokus dan tanggung jawab yang berbeda. Tetapi, keduanya memiliki persamaan dalam objek yang digeluti, yaitu bangunan. Bagaimana mendesain dan menciptakan bangunan yang indah dan fungsional adalah orientasi pekerjaan dari seorang arsitek maupun interior desainer.

Secara teknis, arsitek bertugas merancang interior hingga eksterior bangunan yang akan dibangun. Sedangkan interior desainer cenderung lebih fokus untuk memperindah tampilan interior yang sudah dibangun.

Itulah pengertian dan perbedaan secara singkat antara arsitek dan desainer interior. Semoga dengan ini Anda semakin yakin ketika nantinya akan membangun sebuah rumah dan tentunya akan lebih menghemat dan tepat jika Anda tahu perbedaan dari dua hal tersebut.

Apabila Anda baru saja berencana untuk membangun rumah atau bangunan mulai dari nol, mulai dari tanah kosong, maka lebih baik menggunakan jasa arsitek untuk perancangan bangunannya dan jasa desain interior dalam perancangan interiornya. Tetapi, apabila Anda sudah memiliki bangunan dan ingin merenovasi dan memperindah penampilannya, terutama bagian dalamnya, maka menyewa seorang interior desainer merupakan pilihan yang tepat.

Merancang dan mendesain sebuah bangunan juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Tetapi, dengan sentuhan kreatif dan terampil dari arsitek maupun desainer interior, semua biaya yang Anda keluarkan dijamin tidak akan mengecewakan. Semuanya pasti sepadan. Arsitek maupun desainer interior adalah mereka-mereka yang benar-benar bisa Anda andalkan untuk mewujudkan rumah dan bangunan lainnya yang ideal sesuai dengan apa yang Anda idam-idamkan.

Dan berikut adalah beberapa tips ketika anda hendak menggunakan jasa arsitek maupun interior desainer

  • Jangan tawar-menawar sejak dini

Salah satu kendala yang sering ditemui ketika telah memutuskan untuk menggunakan jasa arsitek atau Interior desaine yaitu dana.  Memang, ada baiknya bila kita mengecek terlebih dahulu berapa anggaran yang harus dikeluarkan untuk menyewa jasa mereka. Sekalipun Anda memiliki anggaran yang ketat, jangan khawatir pula untuk mencari arsitek dan interior desainer  berpengalaman.

Sering kali arsitek berpengalaman justru akan memberikan ide untuk mewujudkan hunian impian Anda dengan kocek yang minim

Salah satu kendala yang sering ditemui ketika telah memutuskan untuk menggunakan jasa arsitek yaitu dana.

  • Speak up!

Semakin banyak masukan dari klien, maka desain yang dihasilkan pun akan lebih baik. Karena itu, jangan ragu untuk menyampaikan pendapat.

Arsitek dan interior desainer bukanlah tuhan yang mengetahui setiap detail hal yang Anda inginkan. Kendati tak jarang mereka ingin bahwa desain yang mereka ciptakan dihargai.

Ingatlah, bahwa tujuan Anda menggunakan jasa mereka yakni untuk mempersonalisasikan tujuan Anda dalam membangun hunian yang nyaman. Jadi, jangan ragu untuk memberikan gagasan juga.

  • Jujurlah tentang anggaran yang dimiliki

Ini adalah masalah yang rumit. Pasalnya, bagaimana pun, arsitek dan interior desainer  akan menyesuaikan setiap desain dengan budget yang Anda miliki.

Karena itu, Anda harus jujur terhadap mereka tersebut sejak awal tentang kondisi keuangan yang dimiliki untuk membangun rumah. Berikan gambaran paling realistis, sehingga desain yang diberikan pun akan menyesuaikan dengan kemampuan Anda.